<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Iwan's Blog</title>
	<atom:link href="http://insain.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://insain.wordpress.com</link>
	<description>my profession is nurse</description>
	<lastBuildDate>Sun, 21 Dec 2008 14:17:45 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='insain.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Iwan's Blog</title>
		<link>http://insain.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://insain.wordpress.com/osd.xml" title="Iwan&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://insain.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Fisiologi Jaringan otot</title>
		<link>http://insain.wordpress.com/2008/12/21/fisiologi-jaringan-otot/</link>
		<comments>http://insain.wordpress.com/2008/12/21/fisiologi-jaringan-otot/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 21 Dec 2008 14:17:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>insain</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[aktin]]></category>
		<category><![CDATA[jembatan silang]]></category>
		<category><![CDATA[kontraksi]]></category>
		<category><![CDATA[miofibril]]></category>
		<category><![CDATA[otot]]></category>
		<category><![CDATA[tromiosin]]></category>
		<category><![CDATA[troponin]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://insain.wordpress.com/?p=15</guid>
		<description><![CDATA[Jaringan otot tersusun atas sel-sel otot yang fungsinya menggerakkan organ-organ tubuh. Kemampuan tersebut disebabkan karena jaringan otot mampu berkontraksi. Kontraksi otot dapat berlangsung karena molekul-molekul protein yang membangun sel otot dapat memanjang dan memendek Gambar  jenis-jenis Otot Jenis-Jenis Otot Jaringan Otot Polos Jaringan otot polos mempunyai serabut-serabut (fibril) yang homogen sehingga bila diamati di bawah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=insain.wordpress.com&amp;blog=5897489&amp;post=15&amp;subd=insain&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center"><strong> </strong></p>
<p>Jaringan otot tersusun atas sel-sel otot yang fungsinya menggerakkan organ-organ tubuh. Kemampuan tersebut disebabkan karena jaringan otot mampu berkontraksi. Kontraksi otot dapat berlangsung karena molekul-molekul protein yang membangun sel otot dapat memanjang dan memendek<span id="more-15"></span></p>
<p align="center"><img src="/Documents%20and%20Settings/Administrator/My%20Documents/WORDPRESS%20FILE/2.%20JARINGAN%20OTOT_files/image002.jpg" alt="" width="368" height="255" /></p>
<p align="center">Gambar  jenis-jenis Otot</p>
<p><strong><em> </em></strong></p>
<p><strong>Jenis-Jenis Otot</strong></p>
<p><strong>Jaringan Otot Polos</strong></p>
<ul>
<li>Jaringan otot polos mempunyai serabut-serabut (fibril) yang homogen sehingga bila diamati di bawah mikroskop tampak polos atau tidak bergaris-garis.</li>
<li>Otot polos berkontraksi secara refleks dan di bawah<br />
pengaruh saraf otonom.</li>
<li>Bila otot polos dirangsang, reaksinya lambat.</li>
<li>Otot polos terdapat pada saluran pencernaan, dinding pembuluh darah, saluran pernafasan.</li>
</ul>
<p><strong>Jaringan Otot Jantung/Miokardium</strong></p>
<ul>
<li>Jaringan otot ini hanya terdapat pada lapisan tengah dinding jantung.</li>
<li>Strukturnya menyerupai otot lurik, meskipun begitu kontraksi otot jantung secara refleks serta reaksi terhadap rangsang lambat.</li>
<li>Fungsi otot jantung adalah untuk memompa darah ke luar jantung</li>
</ul>
<p><strong>Jaringan Otot Lurik</strong></p>
<ul>
<li>Nama lainnya adalah jaringan otot kerangka karena sebagian besar jenis otot ini melekat pada kerangka tubule.</li>
<li>Kontraksinya menurut kehendak kita dan di bawah pengaruh saraf sadar.</li>
<li>Dinamakan otot lurik karena bila dilihat di bawah mikroskop tampak adanya garis gelap dan terang berselang-seling melintang di sepanjang serabut otot. Oleh sebab itu nama lain dari otot lurik adalah otot bergaris melintang.</li>
<li>Kontraksi otot lurik berlangsung cepat bila menerima rangsangan, berkontraksi sesuai dengan kehendak dan di bawah pengaruh saraf sadar.</li>
<li>Fungsi otot lurik untuk menggerakkan tulang dan melindungi kerangka dari benturan keras.</li>
</ul>
<p><strong>Miofibril </strong></p>
<p>-        Sub unit dari masing-masing serat otot</p>
<p>-        Sebuah sel otot dibentuk dari banyak miofibril</p>
<p align="center"><img src="/Documents%20and%20Settings/Administrator/My%20Documents/WORDPRESS%20FILE/2.%20JARINGAN%20OTOT_files/image004.jpg" alt="" width="360" height="280" /></p>
<p><strong>Miofilamen </strong></p>
<p>-        unit fungsional sel otot</p>
<p>-        Sub unit dari miofibril</p>
<p>-        Terdiri atas protein-protein kontraktil yang tebal dan tipis</p>
<p align="center"><img src="/Documents%20and%20Settings/Administrator/My%20Documents/WORDPRESS%20FILE/2.%20JARINGAN%20OTOT_files/image006.jpg" alt="" width="227" height="190" /></p>
<p align="center">Gambar Myofibril</p>
<p><strong>Sarkomer </strong></p>
<ul>
<li>Miofilamen yang berkelompok bersama kedalam suatu pola berulang</li>
<li> Setiap sarkomer mengandung filamen tebal dan tipis</li>
<li> Filamen tebal terletak didaerah central sarkomer yang terdiri dari ratusan salinan protein kontraktil miosin</li>
<li>Filamen tipis melekat pada bagian tepi sarkomer yang terdiri atas <em>tropomiosin, troponin, dan aktin</em></li>
<li>Daerah sarkomer yang hanya terdiri filamen tebal disebut <strong>zona H</strong>, bila hanya terdapat filamen tipis disebut <strong>zone I</strong>. <strong>pita A</strong> adalah tempat filamen tebal dan tipis saling tumpang tindih. Sedangkan <strong>garis Z</strong> adalah tepi sarkomer tempat aktin melekat.</li>
<li>Setiap sarkomer terentang dari garis Z kegaris Z lainnya</li>
</ul>
<p align="center"><img src="/Documents%20and%20Settings/Administrator/My%20Documents/WORDPRESS%20FILE/2.%20JARINGAN%20OTOT_files/image008.jpg" alt="" width="435" height="241" /></p>
<p align="center">Gambar serabut otot</p>
<p align="center"><strong> </strong></p>
<p><strong>Jembatan-Silang (Cross Bridge)</strong></p>
<ul>
<li>Adalah kepala miosin yang membentuk tonjolan-tonjolan kecil yang terbentang dari filamen miosin</li>
<li>Satu molekul miosin terdiri dari 6 rantai</li>
</ul>
<ol>
<li>Dua rantai berat berpilin bersama untuk membentuk sebuah ekor panjang dengan dua kepala globular</li>
<li>Empat rantai ringan bergabung, pada setiap dua rantai membentuk satu kepala, dengan sebuah kepala miosin, kepala-kepala tersebut membentuk tonjolan-tonjolan kecil yang terbentang dari filamen miosin</li>
</ol>
<p><strong>Kontraksi Otot</strong></p>
<ul>
<li>Terjadi apabila jembatan silang miosin berikatan dengan tempat-tempat spesifik diprotein aktin</li>
<li>Bila pengikatan ini terjadi maka sebuah molekul ATP yang terdapat dikepala miosin akan terurai oleh enzim miosin ATPase dan terjadi pembebasan energi</li>
<li>Energi tersebut digunakan untuk mengayunkan jembatan silang sehingga filamen aktin dan miosin bergeser satu sama lain yang menyebabkan pemendekan otot (kontraksi)</li>
<li>Selama kontraksi, panjang filamen aktin da miosin tidak berubah, tetapi pita I dan Zona H memendek</li>
<li>Setiap kontraksi otot melibatkan siklus berulang pergeseran filamen dan menimbulkan tegangan pada otot untuk bekerja</li>
</ul>
<p align="center"><img src="/Documents%20and%20Settings/Administrator/My%20Documents/WORDPRESS%20FILE/2.%20JARINGAN%20OTOT_files/image010.jpg" alt="Myosin and Actin Model" width="314" height="201" /></p>
<p align="center">Gambar pengikatan myosin dengan tempat pengikatan di aktin</p>
<p align="center">
<p><strong>Penggabungan Eksitasi-Kontraksi</strong></p>
<ul>
<li>Penyampaian potensial aksi oleh neuron motorik ke serat otot rangka yang menyebabkan neuron melepaskan asetilkolin (Ach) ke taut neuromuskular kemudian Ach berdifusi ke end plate dan berikatan dengan receptor. Pengikatan ini menyebabkan channel Na terbuka sehingga ion-ion Na masuk kedalam sel dan menimbulkan depolarisasi lalu terjadi potensial aksi kemudian  disalurkan keserat otot sehingga terjadi depolarisasi serat otot kemudian menyebar keserat via tubulus transversus yg berjalan antara pita A da I.</li>
<li>Bila bagian dalam sel positif maka ion-ion kalsium dibebaskan dari kompartemen intrasel (retikulum sarkoplasma) sehingga kadar kalsium intra sel meningkat yang menyebabkan terjadinya  kontraksi otot</li>
</ul>
<p align="center"><img src="/Documents%20and%20Settings/Administrator/My%20Documents/WORDPRESS%20FILE/2.%20JARINGAN%20OTOT_files/image012.jpg" alt="" width="369" height="190" /></p>
<p align="center">Gambar molekul protein kontraktil</p>
<p><strong>Peran Kalsium Intrasel Pada Iniasi Kontraksi Otot</strong></p>
<ul>
<li>Sewaktu serat otot rangka berada dalam keadaan istirahat maka kepala miosin dihambat untuk berikatan dengan filamen aktin.</li>
<li>Tanpa mengikat aktin, ATP miosin tdk dapat diuraikan dan otot tidak berkontraksi.</li>
<li>Kepala miosin dihambat untuk berikatan dengan molekul aktin karena adanya dua protein lain yang membentuk filamen tipis : tropomiosin dan troponin.</li>
<li>Tropomiosin diperkirakan terletak diatas molekul aktin pada keadaan istirahat dan menghambat pengikatan jembatan silang miosin suatu tempat diaktin.</li>
<li>Troponin melekat kemolekul aktin dan tropomiosin serta troponin juga memilki tempat ikatan untuk kalsium.</li>
<li>Bila konsentrasi kalsium intrasel meningkat maka akan berikatan dengan troponin sehingga terjadi pergesaran posisi troponin pada molekul tropomiosin yang menyebabkan pergeseran posisi tropomiosin terhadap aktin. Hal ini menyebabkan terbukanya tempat aktif  untuk mengikat miosin sehingga terjadi pengikatan miosin dengan tempat aktif aktin dan ATPase miosin diaktifkan dan ATP diuraikan untuk menghasilkan energi sehingga jembatan silang terayun. Spsbils jembatan silang terayun maka filamen-filamen bergeser satu sama lain yang menyebabkan  otot berkontraksi</li>
<li>Semakin banyak jumlah jembatan silang yang berhubungan dan terayun pada suatu saat maka semakin besar tegangan yang dihasilkan oleh otot</li>
<li>Setelah setiap ayunan jembatan silang maka molukel ADP dibebaskan dari miosin yang memungkinkan molukel ATP kedua berikatan dengan miosin.</li>
<li>Sewaktu ATP baru terikat maka jembatan silang dibebaskan dari aktin.</li>
<li>Apabila kalsium intrasel masih tetap tinggi maka ATP baru akan diuraikan dan jembatan silang kembali terayun.</li>
<li>Penggabungan eksitasi-kontraksi terjadi apabila konsentrasi kalsium intrasel meningkat dari konsentrasi molar istirahat sebesar kurang dari <sup>10-7 </sup>menjadi 10<sup>-5</sup></li>
<li>Selama potensial aksi yang lazim, konsentrasi kalsium adalah sekitar 2 x 10<sup>-4</sup> molar, sekitar 10 kali kadar yang diperlukan untuk kontraksi maksimun otot</li>
</ul>
<p><sup> </sup></p>
<p><strong>Relaksasi Otot</strong></p>
<ul>
<li>Sewaktu kalsium dipompa kembali ke dalam retikulum sarkoplasma à serat otot melemas</li>
<li>Pemompaan kalsium adalah suatu proses aktif yang terjadi di membrane retikulum Sarkoplasma. Proses ini menggunakan energi yang berasal dari penguraian molekul ATP yang lain</li>
<li><sup></sup>Sewaktu kadar kalsium turun sampai sekitar   10<sup>-7</sup>, maka troponin dan tropomiosin kembali menghambat  pengikatan aktin serta miosin dan kontraksi otot berhenti</li>
</ul>
<p><sup> </sup></p>
<p><strong>Kelelahan Otot</strong></p>
<ul>
<li>Apabila sumber-sumber ATP diotot habis maka terjadi kelelahan</li>
<li>Apabila otot kekurangan oksigen maka kelelahan lebih cepat terjadi</li>
<li>Apabila tejadi kelelahan otot maka otot bergantung pada glikolisis anaerob dan energi cadangan (simpanan glikogen)</li>
<li>Glikolisis anaerob  menghasilkan  asam laktat yang mempengaruhi keasaman darah yang dapat mencetuskan terjadinya asidosis metabolik</li>
</ul>
<p><strong>Kontraksi Isometrik</strong></p>
<ul>
<li>Adalah kontraksi dimana terjadi ayunan jembatan silang dan terbentuk tegangan, tanpa pemendekan otot</li>
<li>Terjadi sewaktu mencoba mengangkat suatu beban yang memerlukan tegangan yang lebih besar daripada tegangan yang ia hasilkan</li>
<li>Tidak terjadi kerja mekanis, tegangan terbentuk tetapi otot tidak memendek</li>
</ul>
<p><strong>Kontraksi Isotonik</strong></p>
<ul>
<li>Terjadi saat memendek karena mengangkat beban tetap.</li>
<li>Terjadi kerja berupa pengangkatan beban.</li>
<li>Contoh mengangkat berat</li>
<li>Sebagian besar kontraksi otot mencakup periode isotonik dan isometrik</li>
</ul>
<p align="center"><img src="/Documents%20and%20Settings/Administrator/My%20Documents/WORDPRESS%20FILE/2.%20JARINGAN%20OTOT_files/image014.jpg" alt="" width="320" height="192" /></p>
<p align="center">Gambar kontrakasi isotonik</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Serat &#8220;Kedut&#8221; Cepat</strong></p>
<ul>
<li>Adalah serat besar yang dapat menghasilkan tegangan besar setiap kali berkontraksi</li>
<li>Fast twitch febers dapat melepaskan kalsium dengan sangat cepat dari retikulum sarkoplasma</li>
<li>Serat-serat ini kurang memerlukan vaskularisasi karena kurang mengandalkan diri pada fosforilasi oksidatif</li>
<li>Serat ini tampak putih karena kurang vaskularisasi</li>
<li>Serat-serat ini cepat lelah dan predominan pada otot atlit angkat beban dan pelari cepat</li>
</ul>
<p><strong>Serat Kedut Lambat</strong></p>
<ul>
<li>Berukuran kecil, sangat tervaskularisasi dan terutama tergantung pada fosforilasi oksidatif sebagai sumber ATPnya</li>
<li>Otot dengan serat kedut lambat tampak merah karena vaskularisainya yg tinggi dan adanya protein mioglobin, mioglobin berikatan dan menyimpan oksigen diserat kedut lambat</li>
<li>Serat kedut lambat memiliki daya tahan lama dan predominan pada otot-otot  yg diperlukan untuk menghasilkan tegangan jangka  mis. Otot punggung</li>
</ul>
<p><strong>Aktifitas Refleks</strong></p>
<ul>
<li>Pada gerak refleks, impuls melalui jalan pendek atau jalan pintas, yaitu dimulai dari reseptor penerima rangsang ke saraf sensori ke pusat saraf yang diterima oleh set saraf penghubung (asosiasi) tanpa diolah di dalam otak langsung dikirim tanggapan ke saraf motor untuk disampaikan ke efektor, yaitu otot atau kelenjar. Jalan pintas ini disebut <em>lengkung refleks. </em></li>
<li>Gerak refleks dapat dibedakan atas refleks otak bila saraf penghubung (asosiasi) berada di dalam otak, misalnya, gerak mengedip atau mempersempit pupil bila ada sinar dan refleks sumsum tulang belakang bila set saraf penghubung berada di dalam sumsum tulang belakang misalnya refleks pada lutut</li>
</ul>
<p align="center"><img src="/Documents%20and%20Settings/Administrator/My%20Documents/WORDPRESS%20FILE/2.%20JARINGAN%20OTOT_files/image016.jpg" alt="" width="368" height="273" /></p>
<p align="center">Gambar Mekanisme refleks</p>
<p align="center">
<p align="center">
<p align="center"><img src="/Documents%20and%20Settings/Administrator/My%20Documents/WORDPRESS%20FILE/2.%20JARINGAN%20OTOT_files/image018.jpg" alt="" width="240" height="156" /></p>
<p align="center">Gambar aktifitas refleks pada penis</p>
<p><img src="/DOCUME~1/ADMINI~1/LOCALS~1/Temp/moz-screenshot-3.jpg" alt="" /></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/insain.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/insain.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/insain.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/insain.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/insain.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/insain.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/insain.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/insain.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/insain.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/insain.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/insain.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/insain.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/insain.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/insain.wordpress.com/15/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=insain.wordpress.com&amp;blog=5897489&amp;post=15&amp;subd=insain&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://insain.wordpress.com/2008/12/21/fisiologi-jaringan-otot/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/878bf94137b81b3a721302f2e5ff24c8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">insain</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Fisiologi sel</title>
		<link>http://insain.wordpress.com/2008/12/21/fisiologi-sel/</link>
		<comments>http://insain.wordpress.com/2008/12/21/fisiologi-sel/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 21 Dec 2008 13:51:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>insain</dc:creator>
				<category><![CDATA[anfis]]></category>
		<category><![CDATA[fisiologi]]></category>
		<category><![CDATA[golgi]]></category>
		<category><![CDATA[lisosom]]></category>
		<category><![CDATA[mitokondria]]></category>
		<category><![CDATA[sel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://insain.wordpress.com/?p=11</guid>
		<description><![CDATA[Sel adalah satu unit dasar dari tubuh manusia dimana setiap organ merupakan agregasi/penyatuan dari berbagai macam sel yang dipersatukan satu sama lain oleh sokongan struktur-struktur interselluler. Setiap jenis sel dikhususkan untuk melakukan suatu fungsi tertentu. Misalnya sel darah merah yang jumlahnya 25 triliun berfungsi untuk mengangkut oksigen dari paru-paru ke jaringan. Disamping sel darah merah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=insain.wordpress.com&amp;blog=5897489&amp;post=11&amp;subd=insain&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em><span style="text-decoration:underline;">Sel adalah</span></em> satu unit dasar dari tubuh manusia dimana setiap organ merupakan agregasi/penyatuan dari berbagai macam sel yang dipersatukan satu sama lain oleh sokongan struktur-struktur interselluler.<span id="more-11"></span></p>
<p>Setiap jenis sel dikhususkan untuk melakukan suatu fungsi tertentu. Misalnya sel darah merah yang jumlahnya 25 triliun berfungsi untuk mengangkut oksigen dari paru-paru ke jaringan. Disamping sel darah merah masih terdapat sekitar 75 triliun sel lain yang menyusun tubuh manusia, sehingga jumlah sel pada manusia sekitar 100 triliun sel.</p>
<p>Walaupun banyak sel yang berbeda satu sama lainnya, tetapi umumnya seluruh sel mempunyai <em><span style="text-decoration:underline;">sifar-sifat dasar</span></em> yang mirip satu sama lain, misalnya:</p>
<ul>
<li>oksigen akan terikat pada karbohidrat, lemak atau protein pada setiap sel untuk melepaskan energi</li>
<li>mekanisme umum merubah makanan menjadi energi</li>
<li>setiap sel melepaskan hasil akhir reaksinya ke cairan disekitarnya.</li>
<li>hampir semua sel mempunyai kemampuan  mengadakan reproduksi dan jika sel tertentu mengalami kerusakan maka sel sejenis yang lain akan beregenerasi</li>
</ul>
<p>Secara umum sel-sel yang menyusun tubuh  manusia mempunyai struktur dasar yang terdiri dari <strong><em>membran sel, protoplasma dan inti sel (nukleus).</em></strong> Ketiganya mempunyai komposisi kimia yang terdiri dari <em>air, elektrolit, protein, lemak dan karbohidrat.</em></p>
<p><em><br />
</em></p>
<p><em> </em></p>
<p><em> </em></p>
<p align="center"><strong>Lima</strong><strong> Bahan Dasar Sel</strong></p>
<p><em> </em></p>
<p><em>a. Air</em></p>
<p>Medium cairan utama dari sel adalah air, yang terdapat dalam konsentrasi 70-85%. Banyak bahan-bahan kimia sel larut dalam air, sedang yang lain terdapat dalam bentuk suspensi atau membranous.<br />
<em>b. Elektrolit</em></p>
<p>Elektrolit terpenting dari sel adalah Kalium, Magnesium, Fosfat,  Bikarbonat, Natrium, Klorida dan Kalsium. Elekrolit menyediakan bahan inorganis untuk reaksi selluler dan terlibat dalam mekanisme kontrol sel</p>
<p><em>c. Protein</em></p>
<p>Memegang peranan penting pada hampir semua proses fisiologis dan dapat diringkaskan sebagai berikut:</p>
<ol>
<li>Proses enzimatik</li>
<li>Proses transport dan penyimpanan</li>
<li>Proses pergerakan</li>
<li>Fungsi mekanik</li>
<li>Proses imunologis</li>
<li>Pencetus dan penghantar impuls pada sel saraf</li>
<li>Mengatur proses pertumbuhan dan regenerasi</li>
</ol>
<p><em>d. Lemak</em></p>
<p>Asam lemak yang merupakan komponen membran sel adalah rantai hidrokarbon  yang panjang, sedang asam lemak yang tersimpan dalam sel adalah triasilgliserol, merupakan molekul yang sangat hidrofobik. Karena molekul triasilgliserol ini tidak larut dalam air/larutan garam maka akan membentuk lipid droplet dalam sel lemak (sel adiposa) yang merupakan sumber energi. Molekul lemak yang menyusun membran sel mempunyai gugus hidroksil ( fosfolipid dan kolesterol) sehingga dapat berikatan dengan air, sedangkan gugus yang lainnya hidrofobik (tidak terikat air) sehingga disebut amfifatik</p>
<p><em>e. Karbohidrat</em></p>
<p>Suatu karbohidrat tersusun atas atom C,H, dan O. Karbohidrat yang mempunyai 5 atom C disebut pentosa, 6 atom C disebut hexosa adalah karbohidrat-karbohidrat yang penting untuk fungsi sel.</p>
<p>Karbohidrat yang tersusun atas banyak unit disebut polisakarida. Polisakarida berperan sebagai sumber energi cadangan dan sebagai komponen yang menyusun permukaan luar membran sel. Karbohidrat yang berikatan dengan protein (glikoprotein) dan yang berikatan dengan lemak (glikolipid) merupakan struktur penting dari membran sel. Selain itu glikolipid dan glikoprotein  menyusun struktur antigen golongan darah yang dapat menimbulkan reaksi imunologis.</p>
<p align="center"><strong>Sitoplasma Dan Organel</strong></p>
<p>Sel bukanlah semata-mata suatu kantong yang berisi cairan, enzim dan bahan kimia, tetapi juga mengandung struktur-struktur fisis yang tersusun dengan sangat sempurna, yang disebut sebagai organel dan sangat penting bagi fungsi sel.  Misalnya tanpa adanya mitokhondria, maka  lebih dari 95 % energi yang disuplai oleh sel akan segera menghilang.</p>
<p>Di dalam sitoplasma inilah tersebar berbagai bahan, yaitu <em>globulus lemak netral, granula-granula glikogen, ribosome, granula sekretoris</em>, dan lima macam organel terpenting yaitu <em>retikulum endoplasma, aparatus Golgi, mitokhondria, lisosom dan peroksisom</em></p>
<p><em> </em></p>
<p><strong>Inti Sel (Nucleus)</strong><strong></strong></p>
<p>Inti sel merupakan pusat <span style="text-decoration:underline;">pengatur berbagai aktifitas sel</span>. Nukleus mengandung DNA dalam jumlah besar yang disebut gen. Gen yang terdapat pada kromosom berfungsi untuk <span style="text-decoration:underline;">sintesa RNA</span> yang mengatur karakteristik dari protein yang diperlukan untuk berbagai aktifitas enzimatik, serta mengatur <span style="text-decoration:underline;">reproduksi sel</span>. Inti sel terdiri atas <em>nukleolus, nukleoplasma dan membran inti sel.<br />
</em>Membran dari inti sel terdiri 2 lapis, dimana lapisan luar berhubungan dengan membran retikulum endoplasma. Pada membran inti sel terdapat porus yang mempunyai diameter yang cukup besar sehingga dapat dilalui oleh molekul protein yang disintesa dalam inti sel.</p>
<p align="center"><img src="/DOCUME%7E1/ADMINI%7E1/LOCALS%7E1/Temp/msohtml1/01/clip_image002.jpg" alt="" width="384" height="291" /></p>
<p align="center">
<p align="center"><strong> </strong></p>
<p><strong>Deoxyribonucleic Acid (DNA)</strong></p>
<p>DNA yang terdapat pada kromosom merupakan struktur double stranded (double helix) yang terdiri dari : 1) gugus posfat 2) gugus pentose (gula) yaitu deoksiribosa dan 3) basa nitrogen yaitu purine : adenine dan guanine; pirimidine : sitosine dan thymine. Gugus posfat dan pentose membentuk struktur fisik DNA, sedangkan 4 basa yang berbeda ini membawa informasi genetik. Pada DNA, adenin selalu berikatan dengan thymine dan guanin selalu terikat dengan sitosine.<br />
Karena DNA berlokasi pada inti sel sedang hampir semua aktifitas sel terjadi pada sitoplasma, maka dibentuklah RNA yang dapat berdifusi menuju sitoplasma untuk mengatur sintesa protein yang spesifik. Proses pembentukan RNA diatur oleh DNA melalui proses transkripsi.</p>
<p><strong>Ribonucleic Acid (RNA)</strong></p>
<p>Terdapat 3 jenis RNA yang dibentuk oleh DNA, dimana tiap jenis RNA mempunyai fungsi yang berbeda, yaitu:</p>
<ol>
<li>Messenger RNA (mRNA), berfungsi membawa kode genetik ke sitoplasma untuk mengatur sintesa protein</li>
<li>Transfer RNA (tRNA) untuk transport asam amino  menuju ribosom untuk digunakan menyusun molekul  protein</li>
<li>Ribosomal RNA (rRNA) untuk membentuk ribosom  bersama dengan 75 protein lainnya.</li>
</ol>
<p>Bila molekul mRNA kontak dengan ribosom, maka akan dibentuklah molekul protein disepanjang ribosom. Proses pembentukan protein ini disebut translasi. Jadi pada <em>ribosom terjadi proses kimia penyusunan asam amino untuk membentuk protein.</em></p>
<p><strong>Retikulum Endoplasma (RE)</strong><strong></strong></p>
<p>Merupakan organel yang mempunyai permukaan membran yang sangat luas. Retikulum endoplasma terdiri dari vesikel dan tubulus dan <em>berfungsi sebagai tempat sintesa protein dan lemak</em>. Permukaan membran RE ada yang mengandung granula-granula ribosom dan disebut RE granuler / Rough RE dan ada yang tidak mengandung granula disebut RE agranuler / smooth RE. Ribosom yang terdapat pada granuler RE berfungsi sebagai tempat sintesa protein, sedang agranuler RE berfungsi untuk sintesa dan metabolisme asam lemak dan fosfolipid</p>
<p><strong>Apparatus Golgi</strong></p>
<p>Apparatus Golgi (AG) disebut juga golgi kompleks yang mempunyai hubungan yang erat dengan RE granuler. Beberapa menit setelah protein disintesa oleh RE, akan ditransport ke golgi vesikel yang lokasinya dekat inti sel. AG mempunyai <strong><em>fungsi</em></strong> <strong><em>memodifikasi unit glikoprotein dari karbohidrat dan sebagai polisi yang menyortir dan mengarahkan protein sesuai dengan tempatnya yang tepat.</em></strong></p>
<p><strong>Lisosom</strong></p>
<p>Merupakan organel vesikuler yang dibentuk pada Apparatus golgi yang akan disebarkan ke seluruh sitoplasma. <em>Lisosom berfungsi</em> sebagai sistim pencernaan intrasel yang akan mencerna dan membuang bahan-bahan yang tidak dibutuhkan atau benda asing seperti bagian sel yang mati, atau bakteri. Lisosom mempunyai pH yang lebih rendah dari sitoplasma . Fungsi pencernaan dari lisosom dilakukan melalui enzim acid hydrolase, yang dapat mencerna berbagai bahan organik menjadi bahan yang lebih sederhana seperti protein menjadi asam amino atau glikogen menjadi glukosa</p>
<p><strong>Peroksisom</strong></p>
<p>Merupakan organel kecil yang terdapat pada sitoplasma dengan diameter 0,5 m dan mempunyai membran. Mengadung enzim oksidase yang akan bereaksi</p>
<p>dengan hidrogen membentuk hidrogen peroksidase (H202), juga mengandung enzim katalase yang akan mengubah H202 menjadi air dan oksigen.</p>
<p>Mekanisme oksidase-katalase-H202 sangat penting untuk mensintesis asam lemak menjadi acetyl-coenzym A yang selanjutnya masuk dalam siklus Krebs untuk pembentukan energi. Organel peroksisom ini juga banyak terdapat dalam hati dan ginjal yang berperan pada <em>proses glukoneogenesis</em> (pembentukan glukosa dari lemak/protein).</p>
<p><strong>Mitokondria</strong></p>
<p>Merupakan sumber energi (powerhouse) dari sel berfungsi mengekstrak energi dari makanan. Mitokondria merupakan organel yang besar dalam sel dan menempati sekitar 25% volume sitoplasma.</p>
<p>Mitokondria mempunyai 2 lapisan membran, membran luar dan membran dalam. Membran ini mengandung krista yang mengandung banyak enzim-enzim oksidatif fosforilase. Enzim ini berperan pada proses oksidasi glukosa dan lemak serta sintesa <em>ATP dan ADP</em>. Pada bagian dalam mitokondria (matriks) juga terdapat banyak enzim yang diperlukan untuk ekstrsksi energi dari bahan-bahan makanan. Energi yang dilepaskan digunakan untuk sintesa ATP.</p>
<p><strong>Membran Sel</strong></p>
<p>Sel dan organel yang terdapat dalam sel, dilapisi oleh membran yang terutama tersusun oleh lemak dan protein. Lemak yang terdapat pada membran memungkinkan membran berfungsi sebagai barrier yang membatasi pergerakan molekul yang dapat larut dalam air melewati membran. Molekul protein yang dapat menembus membran sel, berfungsi sebagai tempat lewatnya bahan-bahan tertentu. Selain itu protein yang terdapat pada permukaan membran seperti reseptor, enzim dan pump (pompa) masing-masing berfungsi sebagai katalisator dan pompa yang melakukan transport aktif ion-ion tertentu kedalam maupun keluar sel.</p>
<p><strong>Lemak Pada Membran Sel</strong><strong></strong></p>
<p>Membran sel komposisnya terutama terdiri dari protein 55%, lemak 42% dan karbohidrat 3%, tetapi persentase ini bervariasi pada berbagai sel. Terdapat 3 jenis lemak yang terdapat pada membran sel yaitu fosfolipid, kolesterol dan glikolipid. Pada membran sel fosfolipid membentuk dua lapisan (lipid bilayer) dimana lapisan hidrofilik terletak pada bagian luar (berhadapan dengan cairan ekstrasel) dan bagian dalam sel (berhadapan dengan sitoplasma), sementara bagian hidrofobik terletak antara kedua lapisan hidrofilik ini.</p>
<p align="center"><img src="/DOCUME%7E1/ADMINI%7E1/LOCALS%7E1/Temp/msohtml1/01/clip_image004.jpg" alt="" width="382" height="208" /></p>
<p align="center">
<p><strong>Protein Dan Karbohidrat Pada Membran Sel</strong></p>
<p>Protein pada membran sel terbagi atas protein integral dan protein perifer. Sebagian besar protein integral membentuk channel pada membran atau membentuk pompa sebagai tempat lewatnya ion-ion. Sementara protein perifer biasanya hanya terikat dengan protein integral atau dengan bagian hidrofilik membran, dan umumnya protein perifer ini membentuk enzim.</p>
<p>Karbohidrat pada membran umumnya dalam bentuk glikolipid dan glikoprotein. Karbohidrat ini berfungsi meningkatkan hidrofilisitas lemak dan protein, mempertahankan stabilitas membran oleh adanya struktur yang disebut glikokaliks. Glikokaliks akan berinteraksi dengan glikokaliks sel lain sehingga berfungsi melekatkan satu sel dengan sel yang lainnya. Glikolipid yang terdapat pada membran sel juga berperanan dalam reaksi imunologis, dengan membentuk antigen golongan darah</p>
<p align="center"><img src="/DOCUME%7E1/ADMINI%7E1/LOCALS%7E1/Temp/msohtml1/01/clip_image006.jpg" alt="" width="360" height="180" /></p>
<p align="center">
<p align="center"><img src="/DOCUME%7E1/ADMINI%7E1/LOCALS%7E1/Temp/msohtml1/01/clip_image008.jpg" alt="" width="396" height="185" /></p>
<p><strong>Transport Lintas Membran</strong></p>
<p>Proses transport melalui membran terjadi melalui 2 mekanisme, yaitu <em>transport aktif dan transport pasif.</em> Transport pasif terjadi tanpa memerlukan energi sedangkan transport aktif memerlukan energi. Yang termasuk transport pasif adalah:</p>
<p>1.      <em>difusi sederhana,</em></p>
<p>2.      <em> transport dengan fasilitas,</em></p>
<p>3.      <em> transport lewat ion channel</em></p>
<p><strong>Difusi Fasilitas</strong><strong></strong></p>
<p>Transport dengan cara difusi fasilitas mempunyai perbedaan dengan difusi sederhana yaitu difusi fasilitas terjadi melalui carrier spesifik dan difusi ini mempunyai kecepatan). Suatu bahan yang akan ditransport transport maksimum (Vmax lewat cara ini akan terikat lebih dahulu dengan carrier protein yang spesifik, dan ikatan ini akan membuka channel tertentu untuk membawa ikatan ini ke dalam sel. Jika konsentrasi bahan ini terus ditingkatkan, maka jumlah carrier akan habis berikatan dengan bahan tersebut sehingga pada saat itu kecepatan difusi menjadi maksimal (Vmax). Pada difusi sederhana hal ini tidak terjadi, makin banyak bahan kecepatan transport bahan maakin meningkat tanpa batas</p>
<p><strong>Transport Ion Channel</strong><strong></strong></p>
<p>Transport lewat ion channel khusus bagi ion-ion yang sulit ditransport secara difusi akibat muatan listriknya. Ion channel ini mempunyai sifat yang sangat selektif dan terbukanya channel tersebut akibat potensial listrik sepanjang membran sel dan melalui ikatan channel dengan hormon atau neurotransmitter.</p>
<p><strong>Transport Aktif</strong><strong></strong></p>
<p>Transport aktif terbagi atas transport aktif primer dan sekunder. Transport aktif sekunder juga terdiri atas co-transport dan counter transport (exchange).<br />
Transport aktif primer memakai energi langsung dari ATP, misalnya pada Na-K pump dan Ca pump. Pada Na-K pump, 3 Na akan dipompa keluar sel sedang 2 K akan dipompa kedalam sel. Pada Ca pump, ca akan dipompa keluar sel agar konsentrasi Ca dalam sel rendah</p>
<p><strong>Transport Sekunder Co-Transport</strong></p>
<p>Pada transport sekunder co-transport, glukosa atau asam amino akan ditransport masuk dalam sel mengikuti masuknya Natrium. Natrium yang masuk akibat perbedaan konsentrasi mengikutkan glukosa atau asam amino ke dalam sel, meskipun asam amino atau glukosa di dalam sel konsentrasinya lebih tinggi dari luar sel, tetapi asam amino atau glukosa ini memakai energi dari Na (akibat perbedaan konsentrasi Na). Sehingga glukosa atau asam amino ditransport secara transport aktif sekunder co-transport.</p>
<p><strong>Transport Sekunder Counter-Transport</strong></p>
<p>Pada proses counter transport/exchange, masuknya ion Na ke dalam sel akan menyebabkan bahan lain ditransport keluar. Misalnya pada Na-Ca exchange dan Na-H exchange. Pada Na-Ca exchange, 3 ion Na akan ditransport kedalam sel untuk setiap 1 ion Ca yang ditransport keluar sel, hal ini untuk menjaga kadar Ca intrasel, khususnya pada otot jantung sehingga berperan pada kontraktiitas jantung. Na-H exchange terutama berperan mengatur konsentrasi ion Na dan Hidrogen dalam tubulus proksimal ginjal, sehingga turut mengatur pH dalam sel.</p>
<p><strong>Fagositosis Dan Pinositosis</strong></p>
<p>Untuk partikel-partikel besar, misalnya bakteri tidak dapat ditransport seperti yang dikemukakan di atas. Transport molekul besar lewat mekanisme fagositosis (eksositosis, endositosis) dan pinositosis.</p>
<p>Pinositosis disebut juga drinking sel, sebab yang ditransport adalah molekul yang mengandung cairan ekstrasel. Molekul tadi ditelan seluruhnya dan terbentuk dalam vesikel pinositik. Mekanisme ini sama dengan proses fagositosis, hanya saja molekul pada fagositosis lebih padat misalnya bakteri atau bagian sel yang rusak.</p>
<p><strong>Proliferasi Sel </strong></p>
<p><strong>Reproduksi Sel</strong></p>
<ul>
<li>Semua sel berproduksi selama perkembangan embrionik yang menyebabkan pertumbuhan embrio dan diferensiasi sel yang membentuk jaringan dan organ</li>
<li>Sel-sel yg berproduksi seumur hidup seperti sum-sum tulang, kulit dan saluran cerna</li>
<li>Sel-sel yang berproduksi bila diperlukan seperti sel hati dan ginjal</li>
<li>Sel-sel yang tidak berproduksi seprti sel saraf, otot dan jantung</li>
<li>Sel yg berproduksi akan menggandakan informasi yg terkandung dalam DNAnya dan kemudian membelah diri untuk menjadi dua sel baru</li>
</ul>
<p><strong>Siklus Sel</strong><strong><em></em></strong></p>
<p><strong><em>Interfase </em></strong>(tidak aktif membelah atau stadium istirahat)</p>
<p>Periode interfase yaitu:</p>
<ul>
<li>Periode saat sel istirahat setelah menjalani mitosis</li>
<li>Periode pada saat sel secara aktif membentuk protein, lemak, dan potongan-potongan RNA</li>
<li>Periode pada waktu penyalinan DNA</li>
</ul>
<p>Fase ini memakan waktu 10 s.d 20 jam</p>
<p><strong><em>Mitosis</em></strong> (pembelahan sel)</p>
<p>Stadium mitosis yaitu:</p>
<ul>
<li><strong><em>Profase</em></strong> <strong><em>yaitu</em></strong> struktur protein yang terdapat pada Sitoplasma sel bergerak kearah kutub yg berlawanan à pecah membran inti sel à kromosom diluar inti (sitoplama)</li>
<li><strong><em>Metafase </em></strong><strong><em>à</em></strong><strong><em> </em></strong>Kromosom 2 set pasangan yg berdampingan dibagian tengah sel</li>
<li><strong><em>Anafase </em></strong><strong><em>à</em></strong> mikrotubulus mulai menarik pasangan kromosom agar terpisah</li>
<li><strong><em>Telofase </em></strong><strong><em>à</em></strong> sel terbelah ditengahnya dan terbentuk membran inti yang baru</li>
</ul>
<p>Fase ini memakan waktu 1 jam</p>
<p><strong><em>MEIOSIS</em></strong></p>
<ul>
<li>Proses dimana sel-sel seks ovarium (oosit primer) atau testis (spermatosit primer)à sel telur atau sperma yang matang</li>
<li>Replikasi DNA dalam sel seks yg diikuti oleh pembelahan 2 sel à terbtk 4 sel anak yg masing-masing hanya memilki 1 pasang kromosom yaitu 23 kromosom.</li>
<li> Selama fertilisasi informasi genetik yang terkandung dalam 23 kromosom telur akan manyatu dalam 23 kromosom sperma à Embrio dg kromosom total 46</li>
</ul>
<p><strong>Kontrol Atas Proliferasi Sel</strong></p>
<p>Diatur oleh gen-gen regulator seperti: Gen P53 dan Gen Myc. Destruksi atau inaktivasi gen-gen ini menyebabkan profliferasi sel  yg tidak terkontrol yang memicu terbentuknya  sel-sel kanker</p>
<p><!--[if !mso]&gt; &lt;!  v\:* {behavior:url(#default#VML);} o\:* {behavior:url(#default#VML);} w\:* {behavior:url(#default#VML);} .shape {behavior:url(#default#VML);} --> <!--[endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--> <!--[if gte mso 10]&gt; &lt;!   /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} --> <!--[endif]--><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"><!--[if gte vml 1]&gt;                    &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><!--[endif]--></span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/insain.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/insain.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/insain.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/insain.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/insain.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/insain.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/insain.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/insain.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/insain.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/insain.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/insain.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/insain.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/insain.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/insain.wordpress.com/11/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=insain.wordpress.com&amp;blog=5897489&amp;post=11&amp;subd=insain&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://insain.wordpress.com/2008/12/21/fisiologi-sel/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/878bf94137b81b3a721302f2e5ff24c8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">insain</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PEDOMAN PEMBUATAN PENGKAJIAN DAN WAKTU YANG AKURAT</title>
		<link>http://insain.wordpress.com/2008/12/19/pedoman-pembuatan-pengkajian-dan-waktu-yang-akurat/</link>
		<comments>http://insain.wordpress.com/2008/12/19/pedoman-pembuatan-pengkajian-dan-waktu-yang-akurat/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 19 Dec 2008 07:22:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>insain</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keperawatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://insain.wordpress.com/?p=6</guid>
		<description><![CDATA[Pengkajian adalah upaya mengumpulkan data secara lengkap dan sistematis yang dikaji dan dianalisis sehingga masalah kesehatan dan keperawatan yang dihadapi pasien baik fisik, mental, sosial, maupun spiritual dapat ditentukan. Tahap ini mecakup tiga kegiatan yaitu pengumpulan data, analisis data dan penentuan masalah kesehatan serta keperawatan. Cara pengumpulan data 1. Wawancara/anamnesis wawancara/anamnesis adalah komunikasi timbal balik [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=insain.wordpress.com&amp;blog=5897489&amp;post=6&amp;subd=insain&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pengkajian adalah upaya mengumpulkan data secara lengkap dan sistematis yang dikaji dan dianalisis sehingga masalah kesehatan dan keperawatan yang dihadapi pasien baik fisik, mental, sosial, maupun spiritual dapat ditentukan. Tahap ini mecakup tiga kegiatan yaitu pengumpulan data, analisis data dan penentuan masalah kesehatan serta keperawatan.<span id="more-6"></span></p>
<p>Cara pengumpulan data<br />
1.	Wawancara/anamnesis<br />
wawancara/anamnesis adalah komunikasi timbal balik berbentuk tanya jawab antara perawat dengan pasien atau keluarga pasien tentang hal-hal yang berkaitan dengan kesehatan pasien. Dalam hal ini perawat membina hubungan baik dengan pasien sebelum memulai wawancara. Wawancara dilakukan dengan penuh keramahan, keterbukaan, menggunakan bahasa yang sederhana dan kenyamanan pasien terjamin. Semua hasil wawancara dicatat dalam format proses keperawatan.<br />
2.	Pengamatan<br />
pengamatan pasien dilakukan baik terhadap fisik, prilaku, dan sikap dalam rangka menegakkan diagnosis keperawatan. Pengamatan ini dilakukan dengan menggunakan panca indera. Semakin banyak panca indera yang terlibat maka hasil pengamatan akan semakin baik. Hasil pengamatan ini   dicatat dalam format proses keperawatan.<br />
3.	Pemeriksaan fisik<br />
pemeriksaan fisika dalah upaya menegakan diagnosis keperawatan dengan cara sebagai berikut:<br />
•	inspeksi, yakni melihat bagian tubuh pasien yang sakit<br />
•	palpasi, yaitu suatu pemeriksaan fisik yang dilakukan dengan cara meraba bagian tubuh yang sakit<br />
•	auskultasi, yaitu suatu pemeriksaan fisik yang dilakukan dengan cara mendengarakan bunyi bagian tubuh tertentu dan biasanya menggunakan stetoskop, misalnya mendengar denyut jantung, bising usus, dan suara paru<br />
•	Perkusi, suatu pemeriksaan yang dilakukan dengan cara mengetukkan jari telunjuk/kepalan tangan/alat/hammer pada tangan yang lain diatas bagian tubuh yang diperiksa.</p>
<p>Analisa data<br />
Analisa data adalah kemampuan dalam mengembangkan kemampuan berfikir rasional sesuai dengan latar belakang ilmu pengetahuan. Langkah-langkah dalam menganalisis data sebagai berikut:<br />
Pengelompokan data<br />
1.	Data fisiologis/biologis<br />
a.	riwayat kesehatan dan penyakit<br />
b.	masalah kesehatan saat ini<br />
c.	masalah gangguan fungsi sehari-hari<br />
d.	masalah resiko tinggi<br />
e.	pengaruh perkembangan terhadap kehidupan<br />
2.	Data psikologis<br />
a.	prilaku<br />
b.	pola emosional<br />
c.	konsep mdiri<br />
d.	gambaran diri<br />
e.	penampilan intelektual<br />
f.	tingkat pendidikan<br />
g.	daya ingat</p>
<p>3.	Data sosial<br />
a.	status ekonomi<br />
b.	kegiatan rekreasi<br />
c.	bahasa dan komunikasi<br />
d.	pengaruh kebudayaan<br />
e.	sumber-sunber masyarakat<br />
f.	faktor resiko lingkungan<br />
g.	hubungan sosial<br />
h.	hubungan dengan keluarga<br />
i.	pekerjaan<br />
4.	data spiritual<br />
a.	nilai-nilai/norma<br />
b.	kepercayaan<br />
c.	keyakinan<br />
d.	moral</p>
<p>Tabulasi data<br />
Data yang telah diperoleh kemudian ditabulasi sehingga mudah dibandingkan dengan standar, diinterpretasi, dan ditentukan alternatif permasalahannya.</p>
<p>Perumusan masalah<br />
Dari analisis data yang telah dilakukan, dapat dirumuskan beberapa masalah kesehatan. Masalah kesehatan tersebut ada yang diintervensi dengan asuhan keperawatan (masalah keperawatan)  tetapi ada juga yang tidak dan lebih memerlukan tindakan medis. Selanjutnya disusun diagnosa keperawatan sesuai dengan prioritas masalah. prioritas masalah  ditentukan berdasarkan kriteria penting dan segera. Penting mencakup kegawatan yang apabila tidak diatasi akan menimbulkan komplikasi, misalnya turgor kulit yang jelek pada kasus diare. Segera mencakup waktu, misalnya pada pasien stroke yang tidak sadar maka tindakan harus segera dilakukan untuk mencegah komplikasi yang lebih parah atau bahkan kematian. Prioritas masalah juga dapat ditentukan berdasarkan hirarki kebutuhan menurut maslow yaitu:<br />
1.	keadaan yang mengancam kehidupan<br />
2.	keadaan yang mengancam kesehatan<br />
3.	persepsi tentang kesehatan dan keperawatan</p>
<p>Pedoman untuk pengambilan  riwayat pasien<br />
a.	Mendengar dengan seksama<br />
Jadilah pendengar yang baik : anda perlu mendengarkan dengan sekasama apa yang dikatakan seseorang. Dengarkan seluruh ide dan pikiran tidak hanya fakta-fakta yeng terlihat saja.<br />
b.	Mendengar aktif<br />
Gunakan keterampilan mendengar aktif, diam dan menerima untuk memberikan waktu yang cukup bagi pasien untuk berespon: berikan perhatian anda secara penuh pada proses wawancara dan jangan melakukan interupsi. Simpanlah komentar anda sampai pembicara selesai bicara<br />
c.	Objektivitas<br />
Berusahalah seobjektif mungkin: mengidentifikasi hanya kontribusi pasien/atau orang terdekat terhadap riwayat pasien, dan tidak mencoba untuk menginterpretasikan data pada titik ini.<br />
d.	Rincian yang dapat diukur<br />
mempertahankan sejumalah data yang dapat diukur: data yang dikumpulkan tentang pasien atau orang yang terdekat lainnya berisikan jumlah informasi yang luas. Beberapa darinya mungkin merupakan pengulangan. Tetapi dari beberapa data tersebut akan bernilai untuk mendapatkan informasi yang belum didapat sebelumnya.<br />
e.	Urutan informasi<br />
Urutan adalah sangat penting: membuat dan menggunakan suatu bentuk yang membuahkan untuk menemukan informasi, mengeidentifikasi masalah dan memilih diagnosa keperawatan<br />
f.	Mencatat dengan jelas<br />
Menulis yang dapat dibaca: keterampilan yang diperlukan ini meningkatkan komunikasi dan pemahaman tentang temuan-temuan anda, menurunkan terjadinya kesalahpahaman, menghemat waktu anda dan juga tenaga kesehatan lain yang mengandalkan catatan anda<br />
g.	Mencatat data sesuai waktunya<br />
Tulis riwayat pasien sesegera mungkin seteleh memperoleh informasi</p>
<p>Validasi data<br />
Validasi adalah proses yang dilakukan terus menerus selama fase pengumpulan data, bila data ditinjau dan dibandingkan. Anda meninjau data untuk memastikan bahwa apa yang telah dicatat adalah faktual dan untuk mengidentifikasi kesalahan dari kelalaian atau ketidak konsistenan yeng memerlukan penyelidikan tambahan. Validasi terutama penting bila data tersebut bertentangan, bila sumber data tidak andal atau bila bahaya yang serius pada pasien akibat beberapa ketidakakuratan. Ajukan pertanyaan tentang pasien atau yang lain untuk membuktikan kesan anda, validasi data dapat dilakuakn dengan menyampaikan asumsi anda dengan individu yang terlibat dan ajak mereka untuk memeriksa akurasi kesimpulan tersebut<br />
Kriteria pengukuran untuk standar I ANA<br />
1.	prioritas pengumpulan data dietentukan oleh kondisi atau kebutuhan klien dsaat itu.<br />
2.	data yang berhubungan dikumpulkan dengan menggunakan tekhnik pengkajian yang sesuai.<br />
3.	pengumpulan data melibatkan klien, orang terdekat, dan tenaga kesehatan yang lain bila diperlukan.<br />
4.	proses pengumpulan data adalah sistematis dan berlangsung terus-menerus.<br />
5.	data yang relevan didokumentasikan dalam bentuk yang dapat dilihat kembali.</p>
<p>Identifikasi Pola atau Divisi<br />
Pola atau divisi merupakan gabungan beberapa data yang sama dan menunjukkan rangkaian tingkah laku selama periode waktu daripada kejadian-kejadian tersendiri. Pola kesehatan dan divisi diagnosa keperawatan membantu dalam mengatur data yang telah dikumpulkan. Data yang sama dikelompokkan dalam pola atau divisi.</p>
<p>Waktu yang digunakan dalam pengkajian<br />
Pengkajian adalah tahap pertama dalam proses keperawatan, maka untuk mendapatkan data yang akurat maka sbelumnya harus melakukan kontrak waktu dengan klien. Waktu yang digunakan untuk mengkaji klien secara efektif maskimal dua jam. Hal ini mencegah kebosanan atau kecapean yang akan dialami klien selama pengkajian.<br />
Wawancara dapat dilakukan setiap saat selama memberikan asuhan keperawatan pada pasien. Diawal pertemuan dengan klien, perawat terlebih dahulu mengidentifikasi diri sendiri kepada klien dan jelaskan dengan teliti tujuan pengumpulan data. Sewaktu melakukan pengkajian jangan mengintimasi klien dengan pertanyaan yang bertubi-tubi. Adalah penting untuk mrngetahui kapan saatnya mempercepat pertanyaan atau memperlambatnya, atau kapan saatnya menanyakan pertanyaan-pertanyaan yang menantang. Jangan buru-buru saat wawancara dan tetap pertahankan kontak mata berdasarkan sistem keyakinan dan budaya.<br />
Keadaan kesehatan/keparahan kondisi pasien membuat anda perlu menempatkan prioritas pada bagian spesifik pengkajian anda, khususnya mengenai pemeriksaan fisiknya. Selama pemeriksaan fisik dukungan emosional dan perawatan harus sesuaikan dengan indikasi.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/insain.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/insain.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/insain.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/insain.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/insain.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/insain.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/insain.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/insain.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/insain.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/insain.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/insain.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/insain.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/insain.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/insain.wordpress.com/6/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=insain.wordpress.com&amp;blog=5897489&amp;post=6&amp;subd=insain&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://insain.wordpress.com/2008/12/19/pedoman-pembuatan-pengkajian-dan-waktu-yang-akurat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/878bf94137b81b3a721302f2e5ff24c8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">insain</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Diproteksi: Kisi-kisi Fisiologi Kebidanan</title>
		<link>http://insain.wordpress.com/2008/12/18/kisi-kisi-fisiologi-kebidanan/</link>
		<comments>http://insain.wordpress.com/2008/12/18/kisi-kisi-fisiologi-kebidanan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Dec 2008 23:32:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>insain</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://insain.wordpress.com/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[Tidak ada ringkasan karena ini adalah tulisan yang dilindungi.<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=insain.wordpress.com&amp;blog=5897489&amp;post=3&amp;subd=insain&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tulisan ini terlindungi oleh kata sandi. Anda harus mengunjungi situs tersebut dan memasukkan kata sandinya untuk melanjutkan membaca.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/insain.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/insain.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/insain.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/insain.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/insain.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/insain.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/insain.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/insain.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/insain.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/insain.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/insain.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/insain.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/insain.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/insain.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=insain.wordpress.com&amp;blog=5897489&amp;post=3&amp;subd=insain&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://insain.wordpress.com/2008/12/18/kisi-kisi-fisiologi-kebidanan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/878bf94137b81b3a721302f2e5ff24c8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">insain</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hello world!</title>
		<link>http://insain.wordpress.com/2008/12/18/hello-world/</link>
		<comments>http://insain.wordpress.com/2008/12/18/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Dec 2008 22:56:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>insain</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=insain.wordpress.com&amp;blog=5897489&amp;post=1&amp;subd=insain&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Welcome to <a href="http://wordpress.com/">WordPress.com</a>. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/insain.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/insain.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/insain.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/insain.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/insain.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/insain.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/insain.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/insain.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/insain.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/insain.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/insain.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/insain.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/insain.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/insain.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=insain.wordpress.com&amp;blog=5897489&amp;post=1&amp;subd=insain&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://insain.wordpress.com/2008/12/18/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/878bf94137b81b3a721302f2e5ff24c8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">insain</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
